Yayasan Suara Quran Indonesia Kecam Genosida Gaza, Serukan Solidaritas Internasional Dan Bantuan Nyata

 Yayasan Suara Quran Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza, Palestina. Sejak Oktober 2023 hingga hari ini, ribuan nyawa melayang, jutaan warga terusir, dan fasilitas sipil porak-poranda akibat agresi militer brutal yang dilakukan oleh rezim penjajah Israel.

Melalui pernyataan resmi, Pembina Yayasan Suara Quran Indonesia, Ustaz Sahlan Rafiqi, menyampaikan sikap tegas:

“Kami mengecam dengan keras genosida yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza. Pembunuhan massal terhadap warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan, serta penghancuran rumah sakit, masjid, sekolah, dan fasilitas umum lainnya adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apapun.”

Ustaz Sahlan juga menyerukan agar seluruh elemen bangsa, khususnya umat Islam di Indonesia, tidak tinggal diam atas kezaliman yang nyata ini. Ia menegaskan bahwa Yayasan Suara Quran Indonesia menyerukan tiga langkah utama:

1. Advokasi dan Tekanan Internasional
Mendesak pemerintah Indonesia agar lebih aktif menyuarakan penghentian kekerasan di forum-forum internasional serta mendorong pengusutan kejahatan perang melalui Mahkamah Pidana Internasional.

2. Bantuan Kemanusiaan dan Wakaf Al-Qur’an
Mendorong masyarakat untuk memperluas dukungan dalam bentuk wakaf Al-Qur’an, bantuan pangan, obat-obatan, serta dana untuk pendidikan anak-anak Gaza.

3. Peningkatan Kesadaran Publik dan Dakwah
Mengajak para dai, pengasuh pesantren, dan lembaga pendidikan Islam untuk menyuarakan isu Palestina dalam kajian, khutbah, dan pelajaran sebagai bagian dari edukasi keumatan.

Menurut data terbaru, korban jiwa di Gaza telah melampaui 57.000 orang, mayoritas di antaranya adalah anak-anak dan perempuan. Sementara itu, lebih dari dua juta warga hidup dalam kondisi pengungsian tanpa akses air bersih, makanan, dan layanan kesehatan dasar.

> “Apa yang terjadi di Gaza bukan sekadar konflik, tapi genosida yang nyata. Dunia seolah bisu. Maka umat Islam tidak boleh ikut membisu. Dari masjid, dari rumah-rumah Quran, dari sekolah-sekolah Islam, suara kebenaran harus terus dikumandangkan,” ujar Ustaz Sahlan menutup pernyataannya.

 

Sebagai bentuk kepedulian konkret, Yayasan Suara Quran Indonesia membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menyalurkan wakaf Al-Qur’an, bantuan dana, atau kerja sama kemanusiaan melalui program-program yang sedang berjalan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak resmi yayasan.

📌 Untuk menyalurkan bantuan ke Gaza melalui program kemanusiaan Yayasan Suara Quran Indonesia, hubungi: 📞 0859-2153-3084
🏦 BSI 7189740314 a.n Yayasan Suara Qur’an Indonesia

Bagikan :